Breaking News

6/recent/ticker-posts

Upayakan Pencegahan Stunting, Pemkab Tanah Bumbu Bentuk TP2S

BATULICIN, dutakalimantan.net – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S).

Hal itu sebagai upaya pencegahan stunting agar menjadi perhatian serius, sehingga penanganannya menjadi lebih fokus dan maksimal.

Dengan target tinggi yang ditetapkan, TP2S Tanah Bumbu harus bergegas melaksanakan berbagai kegiatan agar mampu mencapai target tersebut.

Belum lama tadi, TP2S Tanah Bumbu menggelar pertemuan pembahasan analisis situasi program dalam rangka percepatan pencegahan stunting lintas sektor di Bumi Bersujud untuk tahun 2022.

Panitia pelaksana Elly Erawati dari Dinas Kesehatan setempat menyampaikan saat ini angka prevalensi di Tanah Bumbu berada pada titik 18,7 persen, sehingga masih intervensi yang harus dilakukan pemerintah daerah, terutama untuk 1.000 hari pertama kelahiran.

Karena itu, kata Elly, perlu adanya analisis situasi program yang dilakukan guna mengidentifikasi beberapa hal seperti sebaran kasus yang terjadi, kesediaan program penanganannya, serta sasaran prioritas agar penanganan pencegahan stunting bisa berjalan dengan optimal.

Sementara itu Ketua TP2S yang juga Ketua TP PKK Tanah Bumbu, Hj Wahyu Windarti Zairullah, menyebutkan komitmen mempercepat penanganan stunting dituangkan Peraturan Presiden dan sejak 2018 menjadi payung hukum untuk memperkuat intervensi kelembagaan hingga ke tingkat terbawah.

Penurunan angka prevalensi stunting di Tanah Bumbu pada tahun 2023 ditargetkan pada angka 13 persen dan diharapkan menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Sehingga sangat diperlukan analisis situasi program untuk memahami permasalahan yang dihadapi di lapangan, sasaran kerja yang tepat, hingga perbaikan manajemen layanan untuk 1.000 hari pertama kelahiran serta meningkatkan integrasi terhadap intervensi kelembagaan sampai ke level rumah tangga.

Ia menjelaskan guna mencapai target itu, tentu peran pemerintah daerah menjadi sangat penting dan krusial melalui SKPD dan instansi lintas sektoral yang terlibat melalui berbagai program dan kegiatan yang dimiliki serta pendanaan yang tersedia dalam mendukung aksi percepatan. (Red).

Posting Komentar

0 Komentar