Header Ads


Klik aja langsung fotonya untuk pemesanan hasil produk berbahan Aluminium dari Sejahtera Aluminium, dijamin produknya memuaskan.

Pemkab Tanah Bumbu Kerja Sama dengan Balittra Banjarbaru Dalam Peningkatan Produktivitas Padi

Rapat teknis Pemkab Tanah Bumbu
bersama Balittra Banjarbaru.Foto-Istimewa.
BATULICIN, dutakalimantan.net - Tim Percepatan Pembangunan Bidang Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tanah Bumbu menggelar rapat teknis dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra).

Rapat teknis digelar di Ruang Rapat Balittra Banjarbaru, Jum’at (25/2).

Rapat teknis atau diskusi penindaklanjutan MoU itu berisikan pemaparan dan perumusan langkah strategis yang diambil Tanah Bumbu bekerja sama dengan Balittra Banjarbaru dalam upaya peningkatan kapasitas produktivitas padi di Bumi Bersujud.

Dalam membuat gebrakan besar terutama di Sektor Pertanian itu, Tanah Bumbu memerlukan para ahli di bidang pertanian dan menentukan strategi dalam membuat terobosan.

Peneliti Utama Balittra Banjarbaru, Prof Masganti, menyampaikan dari hasil hitungan pada segi konsumsi hingga saat ini, Tanah Bumbu masih mengalami surplus dibanding dengan jumlah penduduknya.

Sehingga, perlu diprediksi jauh melangkah di tahun ke depan terkait rencana unggulan yang mampu dilakukan Tanah Bumbu agar tetap survive.

"Saya berharap Tanah Bumbu bisa berswasembada pangan untuk produksi padi maupun beras dalam kebutuhannya sendiri,” harapnya.

Pemkab Tanah Bumbu menggandeng Balittra untuk melakukan uji penelitian di enam desa untuk menindaklanjuti kesepakatan yang telah dibuat dalam peningkatan pada sektor pertanian yaitu pada tanggal 9 hingga 11 Maret 2022.

"Kerja sama ini adalah bagaimana teknologi meningkatkan produktivitas, sehingga kapasitas produksi padi Tanah Bumbu mengalami peningkatan," ujar Prof Masganti.

Menurut hasil diagnosa di lapangan, menyatakan adanya kekurangan pemeliharaan padi oleh petani setempat, sedangkan berdasarkan MoU yang telah ditandatangani Bupati Tanah Bumbu, Abah HM Zairullah Azhar pada Kamis (24/2/2022) dibuatlah pengambilan langkah atau tindakan untuk pengembangan dan penelitian terhadap lahan rawa di Tanah Bumbu.

"Perhatian pemerintah terhadap lahan rawa masih perlu ditingkatkan, mengingat dengan adanya calon ibu kota baru, maka harus diperkuat dalam bidang pertanian. Kita kokohkan bersama, bersemangat untuk membangun lahan rawa, supaya bisa mendukung ketahanan pangan," tukasnya.

KP2D/Tim Percepatan Daerah khususnya Bidang Pertanian, Aman Ma'ruf, mengungkapkan kerja sama dengan Balittra dilakukan guna meningkatkan produksi padi di Tanah Bumbu untuk kesejahteraan petani dan masyarakat.

Rapat teknis kali ini membahas tentang percepatan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu khusus pada bidang pertanian dengan menindaklanjuti perjanjian MoU Pemkab Tanah Bumbu.

“Kami berkoordinasi dengan Balittra, sempat dilakukan penjajakan untuk melihat kondisi di lapangan dan terdapat beberapa pengkajian permasalahan dari Balittra," tuturnya.

Balittra sendiri, dengan adanya perjanjian kerja sama ini akan turun ke lapangan melakukan uji coba untuk mengatasi permasalah pertanian.

Disamping itu menindaklanjuti Kepala Balai Balittra Banjarbaru dengan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Tanah Bumbu untuk melaksanakan program yang akan digarap.

“Langkah sudah diambil, Balittra sudah turun ke lapangan, mengambil titik sampel tanah dengan menguji, kemudian mengkaji dan membuat rumusan yang akan disampaikan ke Tanah Bumbu untuk dilaksanakan,” pungkasnya. (Red).

Tidak ada komentar

Berikan komentar yang cerdas & konstruktif kalau tidak kami hapus.