Header Ads


Klik aja langsung fotonya untuk pemesanan hasil produk berbahan Aluminium dari Sejahtera Aluminium, dijamin produknya memuaskan.

Waket DPRD Kalsel Kecam Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

BANJARMASIN - Aksi bom bunuh diri tersebut merupakan tindakan yang tidak dibenarkan pada ajaran agama manapun, sebagai warga masyarakat, Dikutip dari Bidik Kalsel.co,  Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan M.Syarifuddin mengungkapkan  "saya pribadi mengecam tindakan anarkis  Peristiwa  Bom bunuh diri  di Gereja Katedral Makassar kemaren  dan dan saya memberikan pernyataan sebagai berikut :

1. Bom bunuh diri yang terjadi pada minggu pagi saat jemaat gereja melakukan ibadah, merupakan aksi keji yang dilakukan oknum atau kelompok teror yang menginginkan situasi bangsa menjadi gaduh. Aksi teror dengan sasaran rumah ibadah bertujuan untuk menimbulkan ketakutan, kekacauan, serta menyulut emosi antar umat beragama. Sebagai warga masyarakat yang hidup dalam keberagaman dan kerukunan, saya mengajak umat beragama untuk selalu menjalin rasa toleransi beragama serta mengajak kepada tokoh masayarakat, pemuka agama, organisasi keagamaan dan organisasi masayarakat untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak terpangaruh oleh isu-isu yang berkembang dengan tujuan memprovokasi untuk menimbulkan perpecahan.

2. Menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam kepada para korban dan meminta kepada semua pihak untuk tetap tenang, waspada, dan mempercayakan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk mengungkap dalang dari aksi teror yang terjadi di Kota Makasar Sulawesi Selatan. 

3. Berkenaan aksi teror yang terjadi menjelang bulan Ramadhan ini, saya menghimbau warga masyarakat untuk tidak takut melaksanakan aktivitas ibadah, serta meminta untuk tetap mematuhi aturan kesehatan demi menekan angka penyebaran virus covid 19. 

4. Khusus bagi masyarakat Kalimantan Selatan, saya mengajak kita semua untuk senantiasa meningkatkan ibadah, mempererat persatuan, serta saling menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban lingkungan terlebih menjelang pemilihan suara ulang Kepala Daerah. (Red)

Tidak ada komentar

Berikan komentar yang cerdas & konstruktif kalau tidak kami hapus.